Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Mei 2012

Diperkirakan 500 Ribu Jiwa Indonesia Tahun 2014 Positif HIV

Berdasarkan perkiraan data nasional tahun 2009, terdapat 186.257 orang terinfeksi HIV di Indonesia. Jumlah ini diprediksi akan meningkat menjadi 541.700 pada tahun 2014 bila tidak ada percepatan dalam upaya pencegahan.

"Tanpa mengesampingkan pencapaian target MDGs lainnya, target MDGs no. 5 (mengurangi angka kematian ibu akibat melahirkan) dan no.6 (mengurangi penyebaran HIV/AIDS) masih merupakan tantangan yang perlu mendapat perhatian besar guna mencapai pencapaian semua target MDGs sebelum tahun 2015," jelas Prof Dr dr Nila Moeloek, SpM(K), Utusan Khusus Presiden RI untuk MDGs dalam seminar 'Di Balik MDGs: Peran Indonesia Sebagai Negara Berpenghasilan Menengah dalam Mengatasi Masalah dan Hak Seksual dan Kesehatan Reproduksi' di FKUI

Utusan Khusus untuk HIV/AIDS di Asia Pasifik, Dr Nafis Sadik, melihat bahwa stigma dan diskriminasi terhadap orang yang terkena HIV dan kelompok tertentu seperti pekerja seks, pengguna narkoba, homoseksual dan waria, tetap menjadi penghambat yang membatasi upaya pencegahan, pengobatan, perhatian dan upaya pendukung lainnya terhadap HIV.

"Indonesia memiliki tindakan pencegahan yang sangat rendah terhadap penularan HIV dari ibu ke anaknya, yaitu hanya 5 persen ibu hamil dengan HIV positif yang menerima perawatan yang diperlukan guna mencegah bayinya terkena HIV," jelas Dr Nafis Sadik.

Anak muda berumur 15-24 tahun adalah kelompok paling rentan terhadap HIV. Penyebaran HIV terutama pada kaum muda telah mencapai trend yang mengkhawatirkan.

Indonesia memiliki sekitar 65 juta orang muda berusia 10-24 tahun atau sekitar 28 persen dari total penduduk sebesar 237 juta.

Jika akses terhadap pendidikan seksual dan pelayanan terhadap kesehatan reproduksi tidak terpenuhi, maka remaja dan kaum muda terutama perempuan berhadapan dengan tantangan yang menakutkan terhadap infeksi penyakit seksual seperti HIV, kekerasan, eksploitasi, kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi yang tidak aman dan kematian saat melahirkan.

Berdasarkan laporan terakhir nasional sebagai tindak lanjut Deklarasi Komitmen terhadap Masalah HIV/AIDS yang dikeluarkan oleh KPAI (Komisi Penanggulangan Aids Indonesia) dan UNAIDS bulan ini, indikasi cara paling dominan penularan HIV di Indonesia yaitu melalui hubungan seks tidak aman terutama pada pasangan yang berganti-ganti.

"Epidemik HIV telah berganti. Di masa lalu, kebanyakan infeksi baru didapatkan melalui penggunaan narkoba melalui jarum suntik. Sekarang, sebagian besar infeksi baru berasal dari hubungan seksual," jelas Dr Nafsiah Mboi, SpA, MPH, Sekretaris Nasional Komisi Penanggulangan AIDS Indonesia (KPAI).

Sumber: http://adajendeladunia.blogspot.com/2012/05/tahun-2014-500ribuorang-indonesia.html

Jumat, 20 April 2012

Pejuang Kemerdekaan Yang Masih Berjuang Untuk Merdeka

Setelah lebih dari 60 Tahun negeri ini "Merdeka"Ternyata Kemerdekaan itu bukan untuk Mereka yang berjasa. Karena mereka masih harus BERJUANG untuk Hidup, Rumah tinggal yang sempit dan kumuh harus rela tergusur... Darah dan perjuangan mereka, Dibalas "hanya" dengan santunan yang diberikan setiap bulan Agustus....

Berbeda....
Sangat Berbeda dengan para Tikus� DPR yang memiliki tunjangan sana sini...
Fasilitas mewah tanpa harus mengeluarkan DARAH...

INDONESIA...
DIMANA NURANIMU,....
Jangan sengsarakan Mereka yang membuat Negeri ini "MERDEKA"

Silahkan dinilai sendiri gan...

Seandainya saat ini Indonesia Perang, ane yakin para anggota dewan yang 'katanya' terhormat itu pasti lari duluan. g mungkin mereka kan ikut berjuang seperti para pejuang. M E R D E K A ! ! !



sumber 

Sabtu, 14 April 2012

[Renungan] Beda Orang Jepang dengan Indo di Berbagai Situasi

Mau tau bedanya situasi & kondisi dalam berbagai situasi di Indonesia sama Jepang? Ini dia sebagian dari hasil riset saya, alias hasil celingak-celinguk kiri-kanan, atas-bawah, depan-belakang pengamatan saya ngeliatin tingkah orang Jepang dan orang Indonesia. Emang sih apa yang saya tulis gak bisa menggambarkan kondisi di seluruh Jepang maupun kondisi di seluruh Indonesia. Karena memang saya belum pernah sampe keliling ke seluruh pelosok Jepang, apalagi keliling Indonesia yang luasnya segede gambreng! Tapi ya lumayanlah buat bahan perenungan.


# KETIKA DI KENDARAAN UMUM #
Japan: orang2 pada baca buku atau tidur.
Indo: orang2 pada ngobrol, ngegosip, ketawa-ketiwi cekikikan, ngelamun, dan tidur.
# KETIKA MAKAN DI KENDARAAN UMUM #
Japan: sampah sisa makanan disimpan ke dalam saku celana atau dimasukkan ke dalam tas, kemudian baru dibuang setelah nemu tong sampah.
Indo: dengan wajah tanpa dosa, sampah sisa makanan dibuang gitu aja di kolong bangku/dilempar ke luar jendela.
# KETIKA DI KELAS #
Japan: yang kosong adalah bangku kuliah paling belakang.
Indo: yang kosong adalah bangku kuliah paling depan.
# KETIKA DOSEN MEMBERIKAN KULIAH #
Japan: semua mahasiswa sunyi senyap mendengarkan dengan serius.
Indo: tengok ke kiri, ada yg ngobrol. tengok ke kanan, ada yg baca komik. tengok ke belakang, pada tidur. cuman barisan depan aja yg anteng dengerin, itu pun karena duduk pas di depan hidung dosen!
# KETIKA DIBERI TUGAS OLEH DOSEN #
Japan: hari itu juga, siang/malemnya langsung nyerbu perpustakaan atau browsing internet buat cari data.
Indo: kalau masih ada hari esok, ngapain dikerjain hari ini!
# KETIKA DI MASJID HENDAK SHALAT JUMAT #
Japan: jamaah berebut duduk di shaf terdepan.
Indo: jamaah berebut nyari tempat PW (Posisi Wuenak) di deket tembok paling belakang biar bisa nyender/di bawah kipas angin biar gak kepanasan & tidurnya nyenyak.
# KETIKA TERLAMBAT MASUK KELAS #
Japan: memohon maaf sambil membungkukkan badan 90 derajat, dan menunjukkan ekspresi malu + menyesal gak akan mengulangi lagi.
Indo: slonong boy & slonong girl masuk gitu aja tanpa bilang permisi ke dosen sama sekali.
# KETIKA NONTON KONSER BAND #
Japan: walau konser band rock cadas sekalipun kayak Dai atau X-Japan, penontonnya tetap tertib & gak anarkis.
Indo: jangankan band rock, konser sekelas band Peter Pan yg lagunya cengeng aja sampe makan korban jiwa!
# KETIKA DI JALAN RAYA #
Japan: mobil sangat jarang (kecuali di kota besar). padahal jepang kan negara produsen mobil terbesar di dunia, mobilnya pada ke mana ya?
Indo: jalanan macet, sampe2 saya susah nyebrang & sering keserempet motor yg jalannya ugal-ugalan.
# KETIKA JAM KANTOR #
Japan: jalanan sepiiiii banget, kayak kota mati.
Indo: PNS pake seragam coklat2 pada keluyuran di mall-mall.
# KETIKA BUANG SAMPAH #
Japan: sampah dibuang sesuai jenisnya. sampah organik dibuang di tempat sampah khusus organik, sampah anorganik dibuang di tempat sampah anorganik.
Indo: mau organik kek, anorganik kek, bangke binatang kek, semuanya tumplek jadi 1 dalam kantong kresek.

# KETIKA BARANG ELEKTRONIK RUSAK #
Japan: langsung dibuang ke tempat sampah atau didaur ulang.
Indo: diservis! sayang kan beli mahal2, mana kreditnya belum lunas lagi!
# KETIKA BERANGKAT KE KAMPUS/SEKOLAH #
Japan: berangkat ke sekolah/kampus naik kereta/bus kota.
Indo: berangkat ke sekolah pake mobil babeh atau yg dibeliin pake duit babeh! tetep aja babeh2 juga...!
# KETIKA BERANGKAT KE KANTOR #
Japan: berangkat naik kereta/bus kota. mobil cuma dipake saat acara keluarga atau yg bersifat mendesak aja.
Indo: gengsi dooonk... masa' naik angkot?!
# KETIKA JANJIAN BERTEMU #
Japan: ting...tong...semuanya datang tepat pada jam yg disepakati.
Indo: salah 1 pihak pasti ada dibiarkan sampai berjamur & berkerak gara2 kelamaan nunggu!
# KETIKA BERJALAN DI PAGI HARI #
Japan: orang2 pada jalan super cepat kayak dikejar doggy, karena khawatir telat ke kantor/sekolah.
Indo: nyantai aja cing...! si boss juga paling datengnya telat!
CATATAN: bukan bermaksud menjelek-jelekkan bangsa sendiri. saya pun sadar bahwa saya seorang Indonesia. tapi ini hanya sebagai bahan perenungan kita sebagai bangsa yang tentunya tidak mau terus terpuruk. Maju atau mundurnya suatu bangsa itu bukan dikarenakan sumber daya alam atau kecerdasan bangsanya semata, tapi lebih disebabkan oleh ATTITUDEalias sikapnya! bagaimana mau jadi juara kalau bersikap seperti pecundang? bagaimana mau jadi kaya kalau bersikap seperti orang miskin? di balik cerita ini semua, tentunya sangat banyak hal positif bangsa indonesia jika dibandingkan dengan jepang. tapi untuk apa membesar2kan semua itu jika hanya membuat kita besar kepala! terus-menerus dinina bobokan oleh ungkapan bahwa kita ini bangsa besar yg kaya sumber daya alamnya, tapi buktinya? jelas sekali bangsa ini ada masalah besar dalam hal ATTITUDE. makanya... ayo donk berubah!!! siapa lagi yang akan melakukan perubahan itu jika bukan dimulai oleh kita sendiri?! kapan lagi melakukan perubahan itu jika tidak dimulai sekarang juga?!



 sumber